Posted on November 13, 2009 by KAMMI Kepri
|
|
(Sebuah Bentuk Pengawasan Masyarakat Pasca Aksi Demontrasi di PLN Tanjungpinang)
OLEH: R. DACHRONI
Ketua Departemen Kebijakan Publik KAMMI Daerah Kepulauan Riau
“PLN Janji, Bulan Depan Aman,”. Demikian headline (judul berita) salah satu media lokal terbitan Batam. Judul itu dibaca keras-keras oleh salah satu pengunjung di salah satu tempat fotokopi yang cukup ternama di Tanjungpinang. “Ah, masa sih bulan depan, tahun depan mungkin iya,” ungkapnya kesal. Pesimisme masyarakat ini menurut penulis adalah sesuatu yang wajar mengingat tidak ada hal lain yang memang bisa PLN Tanjungpinang lakukan selain berjanji dan terus berjanji, tanpa bukti.
Namun, tentunya kali ini penulis berharap berbeda karena janji tersebut diucapkan pasca aksi demonstrasi ribuan massa yang menduduki kantor PLN Tanjungpinang pada 2 Nopember 2009.
Ada dua janji yang dilontarkan oleh PLN Tanjungpinang dari aksi demontrasi tersebut yang dapat sedikit mengobati rasa sakit hati masyarakat. Pertama, pemadaman yang biasanya lebih dari dua jam perhari menjadi berkurang minimal dua jam perhari. Kedua, listrik akan menyala mulai Selasa pekan depan. Baca selebihnya » |
DIarsipkan di bawah: Artikel | Leave a Comment »
Posted on November 4, 2009 by KAMMI Kepri
OLEH: R. DACHRONI
Ketua Departemen Kebijakan Publik KAMMI Daerah Kepulauan Riau
Menyimak tulisan rekan saya, Redha Helmi, Sekum KAMMI Kepulauan Riau di Batam Pos Jumat (30/10), “Antara Terorisme dan Dakwah Kampus” sepertinya ada pembahasan yang belum tuntas dan penulis merasa berkewajiban untuk menuntaskannya melalui satu pertanyaan, “Bagaimana membendung terorisme di Kampus?”. Hal ini mengingat, kampus sebagai tumbuh dan menyebarnya beragam pemikiran memang harus diwaspadai sebagai tempat bersarangnya teroris yang berpikir sempit ketika melakukan aksi-aksinya, tetapi tidak mencurigai aktivitas dakwah di kampus sebagai penananaman nilai-nilai dan semangat terorisme. Baca selebihnya »
DIarsipkan di bawah: Artikel | Leave a Comment »
Posted on November 4, 2009 by KAMMI Kepri
(Pasca Demontrasi Masyarakat di PLN Tanjungpinang)
OLEH: R. DACHRONI
Ketua Departemen Kebijakan Publik KAMMI Daerah Kepulauan Riau
“PLN Janji, Bulan Depan Aman,”. Demikian headline (judul berita) salah satu media lokal terbitan Batam. Judul itu dibaca keras-keras oleh salah satu pengunjung di salah satu tempat fotokopi yang cukup ternama di Tanjungpinang. “Ah, masa sih bulan depan, tahun depan mungkin iya,” ungkapnya kesal. Baca selebihnya »
DIarsipkan di bawah: Artikel | Leave a Comment »
Posted on November 3, 2009 by KAMMI Kepri
Sebulan Sekali Kumpul Bahas Masalah
Bingung mau mengadu kemana, nelayan Kijang Kota kerap melakukan sharing dan tukar pendapat antara sesama nelayan yang merasa nasibnya kurang diperhatikan. Menurut mereka beragam masalah kelautan dan perikanan yang selama ini mereka menilai pemerintah daerah belum serius menyelesaikan permasalahan tersebut.
Baca selebihnya »
DIarsipkan di bawah: Artikel | Leave a Comment »
Posted on November 3, 2009 by KAMMI Kepri
Meradang dengan Pukat Trawl
Ahad (1/11), di rumah salah seorang Nelayan Gesit dengan panjang lebar menceritakan keluh-kesahnya dalam menjalani hidup dan kehidupan sebagai seorang nelayan. Menurutnya, ada banyak kejanggalan-kejanggalan ketika berbicara masalah nelayan Kijang Kota khususnya yang terkait dengan masalah kesejahteraan yang selama ini belum mereka rasakan. Baca selebihnya »
DIarsipkan di bawah: Artikel | Leave a Comment »
Posted on November 1, 2009 by KAMMI Kepri
Bibit dan Chandra Ditahan
Ramadhian Fadillah – detikNews
Jakarta – Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) meminta agar dua bersaudara Widjojo, Anggoro dan Anggodo harus ikut ditahan dan diperiksa. Hal ini diperlukan untuk membuat terang kasus yang melibatkan KPK, Kejagung dan Polri ini. Baca selebihnya »
DIarsipkan di bawah: In Media | Leave a Comment »
Posted on November 1, 2009 by KAMMI Kepri
RNKK Keluhkan Nasib Mereka
Penghasilan per Bulan Belum Mencukupi
Rukun Nelayan Kijang Kota (RNKK) mengeluhkan soal kesejahteraan mereka. Pasalnya, antara penghasilan dan kebutuhan mereka sering tidak berimbang apalagi di tengah kondisi perekonomian saat ini. Mereka meminta kepada pemerintah daerah untuk terjun langsung menangani permasalahan nelayan di Kijang sebab selama ini mereka merasa kesungguhan mereka dalam bekerja hanya menguntungkan pengusaha dan ulah segelintir oknum yang mengatasnamakan nelayan untuk memperkaya diri sendiri. Baca selebihnya »
DIarsipkan di bawah: Artikel | Leave a Comment »
Posted on November 1, 2009 by KAMMI Kepri
OLEH: Masyitah As-Syahra (Aktivis KAMMI Kom Raja Haji / Mahasiswa FE Umrah)
Sebatang lilin terkadang mungkin tak berharga bagi kita. Harganya yang murah membuat kita meremehkannya ketika kita tak membutuhkan. Saking tak berharganya, kita suka meletakkan di sembarang tempat. Namun, ketika listrik padam, kita kalang kabut mencari sebatang lilin yang tadi kita pandang sebelah mata. Baca selebihnya »
DIarsipkan di bawah: 1 | Leave a Comment »
Posted on Oktober 30, 2009 by KAMMI Kepri
Rencana DPRD Kepri yang akan menetapkan alat kelengkapan DPRD Kepulauan Riau mendapatkan kritik dari Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Daerah Kepulauan Riau. Mereka menganggap penyusunan alat kelengkapan DPRD Kepri tidak berdasarkan asas profesionalisme, tetapi lebih kepada bagi-bagi kekuasaan. Baca selebihnya »
DIarsipkan di bawah: Press Release | Leave a Comment »
Posted on Oktober 29, 2009 by KAMMI Kepri
OLEH: Masyitah As-Syahra
Aktivis KAMMI Komisariat Raja Haji / Umrah
24 Oktober 2009 jam 10:00
Menjadi wanita memang menyenangkan, apalagi wanita “Muslimah”, sebab muslimah bererti wanita yang telah diseleksi oleh Allah untuk menerima hidayah-Nya dan menjalankan kehidupan sesuai dengan sunnah Rasul-Nya. Rasulullah sebagai manusia pilihan Allah, sangat peduli terhadap muslimah.
Baginda sangat menyayangi muslimah sehingga beliau berpesan dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Ibnu Abbas, “Tidaklah seorang muslim yang mempunyai anak dua orang perempuan kemudian ia berbuat baik dalam berhubungan dengan keduanya akan bisa memasukannya ke dalam surga.” Baca selebihnya »
DIarsipkan di bawah: Artikel | 2 Komentar »